Setelah melihat kekisruhan yang terjadi pada konggres PSSI jilid II ini saya yakin mayoritas rakyat Indonesia mengutuk, mengumpat, mencaci bahkan melaknat terhadap kelompok yang menjadi biangkeroknya, tidak lain adalah kelompok yang menamakan diri kelompok 78, kelompok 78 adalah orang-orang yang sebagian adalah pengikut setia Nurdin Khalid juga, setelah puas menyusu pada rezim tersebut giliran rezim tersebut berhasil di gulingkan oleh kelompok supporter mereka kemudian muncul seolah-olah menjadi pahlawan atas tergulingnya rezim Nurdin Khalid. Lantas kenapa mereka ngotot memperjuangkan GT & AP untuk menduduki Kursi PSSI 1? Kalau melihat track record mereka terhadap rezim sebelumnya maka pantaslah mereka ngotot sebab mereka tidak mau kehilangan puting susu dari induknya, seperti bayi yang akan mengamuk ketika di sapih dari ibunya, sebab jika dibanding dengan calon ketua PSSI yang lain jelas tidak ada “susu” yang lebih besar dan memuaskan mereka daripada “susu” nya GT & AP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar